YOUNG CHANGEMAKERS 2009 Annisa Hasanah
Annisa Hasanah
Ditulis oleh Ashoka Indonesia
Cetak E-mail
annisaAnnisa Hasanah,
20 Tahun, Bogor
Eco-Monopoly dengan Metode ”Learning By Playing” sebagai Alat Edukasi Lingkungan yang Interaktif

Hingga saat ini, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan membuat masalah lingkungan sulit terselesaikan. Kesadaran lingkungan tersebut bisa ditumbuhkan melalui proses edukasi yang inovatif. Hal tersebutlah yang mendorong Annisa untuk menciptakan permainan Eco-Monopoly dan Green Snakes and Ladders.

Ini merupakan permainan papan yang dimodifikasi dari permainan aslinya yaitu monopoli dan ular tangga yang umum dimainkan oleh anak-anak. Annisa mengintegrasikan edukasi lingkungan dengan permainan tersebut. Ia melakukan proses penyadaran lingkungan sambil bermain dan dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, Annisa mengajak anak-anak melakukan aksi nyata, diantaranya membuat tas dari koran dan lomba memilah sampah. Ketika liburan, anak-anak juga diberi eco-card, sebuah kartu monitoring siswa mengenai gerakan lingkungan yang dilakukannya selama liburan. Anak-anak yang melakukan kegiatan lingkungan akan diberi hadiah 1 set ecomonopoly.

Mulai dari pelaksanaannya, Juli 2009, project ini telah melibatkan 18 volunteer dan mengajak 50 siswa SD 01 Babakan Darmaga, Bogor untuk bermain Eco-Monopoly dan green snakes ladders. Guna menunjang kegiatan tersebut, telah diproduksi 3 set permainan Eco-Monopoly dan 1 set permainan green snakes ladders. Untuk memperluas dampaknya, Annisa berencana mencari sekolah lain serta sponsor untuk memproduksi lebih banyak set permainannya.

Pada bulan Desember 2009, Annisa mengajak 40 siswa kelas V dari SDN 03 Babakan Darmaga, Bogor  untuk ikut serta dalam permainan Eco-Monopoly sekaligus melakukan praktik nyata di bidang lingkungan bersama tim Eco-Monopoly yang dibentuknya di kampus IPB.